CIANJUR– Kondisi bangunan SD Wanasari Kampung Parabon, Desa Sukaresmi, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur kini sangat memprihatinkan. Bangunan sekolah mengalami rusak berat dan nyaris roboh, membuat orang tua siswa cemas anak-anaknya belajar di sekolah tersebut.
Kekhawatiran itu terungkap setelah seorang ibu rumah tangga bernama Mama Kirana membuat video di dalam kelas dengan latar atap sekolah tanpa genting. Curhatannya di media sosial tentang kondisi sekolah langsung ditanggapi beragam komentar masyarakat dan viral.

Dalam video tersebut terlihat atap kelas yang sudah bolong, kayu penyangga yang lapuk, dan dinding yang retak. Jika musim hujan tiba, air dipastikan masuk ke ruang kelas.
Viralnya video tersebut membuat pemerhati sosial dan pendidikan Kabupaten Cianjur, Yana Mulyana angkat bicara.
Menurutnya, sarana pendidikan seperti itu sudah tidak layak dan sangat mengkhawatirkan, apalagi sebentar lagi akan memasuki musim hujan.
“Hal semacam ini harusnya diprioritaskan oleh dinas terkait,” kata Yana.
Yana mengaku sudah mengkonfirmasi langsung pihak sekolah tentang kondisi terkini.
“Pihaknya sudah mengkonfirmasi pihak sekolah tentang kondisi saat ini dan saya langsung mendatangi Komisi 4 DPRD untuk segera mengkroscek ke dinas terkait dan kita mohon untuk turun langsung ke lapangan supaya sekolah tersebut menjadi prioritas,” ujarnya.

Yana menegaskan, ia sudah menyampaikan persoalan SD Wanasari tersebut langsung ke Komisi 4 DPRD Kabupaten Cianjur.
“Saya sudah sampaikan langsung ke Komisi 4 DPRD, kebetulan ada agenda ke DPRD kemarin. Bahkan sering kita sampaikan ke pihak terkait agar masukin ke bantuan skala prioritas, jangan sampai nunggu ambruk. Kami khawatir anak-anak tidak nyaman belajar dan para orang tua juga jangan sampai cemas,” tegasnya.
Para orang tua siswa berharap Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur segera turun ke lokasi dan melakukan perbaikan. Jangan sampai menunggu bangunan benar-benar roboh baru ada tindakan, sementara keselamatan anak-anak menjadi taruhan. (YN)






