CIANJUR – Desa Giri Mukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, menyimpan potensi ekonomi yang sangat besar. Desa yang memiliki luas wilayah 1.095,98 hektare dengan 3 Kepala Dusun (Kadus) ini dikenal sebagai sentra penghasil buah-buahan dan olahan singkong.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Giri Mukti, Dadan Juhaendi, menyebutkan potensi unggulan desa tersebut adalah buah manggis dan durian lokal yang menjadi yang terbesar di wilayah Kecamatan Campaka.

“Potensi yang dimiliki Desa Giri Mukti yakni penghasil buah manggis dan duren lokal terbesar di Kecamatan Campaka,” ujar Dadan Juhaendi
Dadan merinci, saat musim panen, produksi manggis di desanya bisa mencapai lebih dari 20 ton. Sementara untuk durian lokal, bisa menghasilkan hingga 50 ribu butir. Bahkan, jika memasuki panen raya, jumlah tersebut bisa jauh lebih besar lagi.
Tak hanya buah, Desa Giri Mukti juga terkenal sebagai sentra tape singkong. Dari olahan singkong ini, warga mampu memproduksi tape hingga 20 ton per hari.
“Potensi lainnya hasil olahan singkong yang dibikin tape singkong dengan tape yang dihasilkan 20 ton per hari,” jelasnya.
Menurut Dadan, semua potensi tersebut sangat didukung oleh kondisi alam Desa Giri Mukti yang subur dan luas. Secara geografis, Desa Giri Mukti terbagi dalam dua karakter wilayah penghasil.
Sebagian wilayah menjadi penghasil buah-buahan, dan sebagian lainnya menjadi penghasil sayuran. Untuk komoditas sayuran, sentranya berada di dua lokasi, yakni di wilayah Kadus Panyandungan dan Kadus Cibalukbuk.
Dengan melimpahnya potensi ini, LPM Desa Giri Mukti berharap ada dukungan lebih dari pemerintah daerah untuk pengembangan pemasaran, pengemasan, dan akses jalan usaha tani, sehingga produk unggulan Desa Giri Mukti bisa menembus pasar yang lebih luas.**







