CIANJUR, – Di tengah minimnya lapangan kerja bagi pemuda desa, Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) Aksara di Kabupaten Cianjur hadir menjadi oase. Lembaga yang digagas oleh H. Ajang Koswara beserta keluarga ini konsisten mencetak penjahit-penjahit muda terampil dari pedesaan.
Beralamat di Kampung Palalangon, Desa Jati, Kecamatan Bojongpicung, LPK Aksara menerapkan pola unik yakni subsidi silang. Dengan pola ini, peserta mampu secara ekonomi ikut membantu peserta dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa mengikuti kursus menjahit secara gratis.
“Alhamdulillah, pola subsidi silang ini cukup sukses. Ada yang gratis ada juga yang berbayar. Tujuannya agar anak-anak muda dari kalangan tidak mampu tetap bisa punya keterampilan,” ujar H. Ajang Koswara saat ditemui di Sekretariat LPK Aksara, Sabtu (19/10/2026).
Menurut H. Ajang, LPK Aksara telah meluluskan beberapa angkatan. Angkatan terbaru yang selesai pada Oktober 2026 ini diikuti oleh lima peserta. Menariknya, kelima peserta tersebut semuanya mengambil paket wirausaha.
“Mereka tidak hanya diajari cara menjahit, tapi kita bimbing sampai tingkat bisa dan mampu mandiri berwirausaha. Jadi setelah lulus, mereka bisa langsung buka usaha sendiri di rumah,” jelasnya.
Ia menambahkan, setelah jeda beberapa hari, LPK Aksara akan kembali membuka pendaftaran angkatan baru.
“Alhamdulillah angkatan ini sudah selesai, dan setelah jeda beberapa hari akan kita buka kembali pendaftaran,” pungkas H. Ajang.
Kehadiran LPK Aksara ini diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran pemuda di wilayah Bojongpicung dan sekitarnya, sekaligus menumbuhkan wirausahawan baru di bidang konveksi dan fashion.**






