CIANJUR – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, dr. Celica Nurrachadiana, M.H.Kes., menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam politik, khususnya dalam menyampaikan aspirasi dan mendorong keterwakilan perempuan di lembaga politik.
Menurut Celica, meningkatnya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan politik serta keberanian menyampaikan pertanyaan dan pendapat merupakan perkembangan positif bagi demokrasi. Partisipasi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya peran politik dalam memperjuangkan kepentingan bersama.
“Melalui politik, kita memiliki ruang untuk menyampaikan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karena itu, partisipasi masyarakat harus terus didorong agar suara mereka dapat diperhatikan dan ditindaklanjuti,” ujar Celica dalam acara Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di Gedung Bale Rancage Cianjur, Senin (12/10/2026).
Celica mengapresiasi masyarakat yang aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai persoalan. Ia menilai, komunikasi yang terbuka antara masyarakat, wakil rakyat, partai politik, dan pemerintah menjadi salah satu kunci untuk membangun demokrasi yang sehat.
Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan peran perempuan dalam politik. Menurutnya, perempuan memiliki potensi dan kemampuan untuk berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Keterwakilan perempuan, lanjutnya, tidak seharusnya hanya dipandang sebagai upaya memenuhi kuota. Lebih dari itu, perempuan perlu diberikan kesempatan yang setara untuk berkiprah, mengembangkan kapasitas, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Perempuan harus berani mengambil peran dalam politik. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus ikut berpartisipasi, menyampaikan gagasan, dan berkontribusi dalam menentukan arah pembangunan,” tegasnya.
Celica turut menekankan pentingnya komitmen partai politik dalam membuka ruang bagi perempuan untuk terlibat aktif. Menurutnya, upaya memperkuat keterwakilan perempuan membutuhkan dukungan organisasi partai, kesempatan yang adil, serta proses politik yang demokratis.
Ia berharap, meningkatnya kesadaran politik masyarakat dapat berjalan seiring dengan semakin terbukanya kesempatan bagi perempuan untuk menduduki posisi strategis dan memperjuangkan kepentingan publik.
Melalui partisipasi yang luas, komunikasi yang baik, dan keterwakilan perempuan yang semakin kuat, Celica berharap demokrasi dapat berjalan lebih berkualitas serta mampu melahirkan kebijakan yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu Anggota DPRD Cianjur dan juga sebagai Ketua DPC Partai Demokrat, Hj. Lilis Boy mengajak setiap perempuan untuk berani melangkah, sekaligus meminta agar pintu-pintu kesempatan dibuka lebih lebar.
Ia menegaskan bahwa Demokrasi yang sehat adalah ketika setiap warga merasa memiliki tempat, dan ketika suara ibu, suara istri, suara saudara perempuan, terdengar jernih di ruang-ruang tempat kebijakan dibuat.
“Karena pada akhirnya, demokrasi yang utuh adalah demokrasi di mana tidak ada suara yang tertinggal, termasuk suara perempuan yang berani, bijaksana, dan penuh kasih,” tandasnya. (RS










