CIANJUR – Pertemuan antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Anggota DPR RI dan Bupati Cianjur terkait penanganan korban bencana alam pergeseran tanah di Cianjur Selatan mendapat apresiasi.
Ketua Solidaritas Cianjur Selatan Bangkit, Yana Mulyana, mengaku berterima kasih dan merasa lega setelah penantian tahunan akan kepastian nasib para penyintas.
Menurut Yana, pertemuan tersebut merupakan jawaban atas surat yang telah dikirimkan pihaknya ke BNPB pada tanggal 15 September 2026 lalu.
“Kami ucapkan terima kasih atas balasan surat yang kami kirim ke BNPB bulan kemarin, dan terima kasih sudah memberikan jawabannya melalui pertemuan dengan Bupati dan Komisi VIII hari ini. Itu artinya memberikan kepastian bagi kami penyintas bencana pergeseran tanah Cianjur Selatan 2024 yang sudah lama menunggu,” ujar Yana Mulyana.
Yana menyebutkan, pertemuan yang melibatkan Bupati Cianjur, BNPB, dan Komisi VIII DPR RI tersebut sesuai dengan harapan yang tertuang dalam surat yang mereka kirimkan.
Solidaritas Cianjur Selatan Bangkit sendiri merupakan wadah perjuangan para penyintas bencana pergeseran tanah yang terjadi di wilayah selatan Cianjur pada tahun 2024 lalu, yang hingga kini masih menunggu penanganan tuntas.
Lebih lanjut, Yana menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan bencana hingga tuntas.
“Solidaritas Cianjur Selatan Bangkit akan terus turut serta membantu di lapangan dan menyampaikan aspirasinya ke pemerintah dan mengawal proses yang sedang berjalan sampai tuntas,” tandasnya.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan ada langkah konkret dan percepatan penanganan bagi para korban pergeseran tanah di Cianjur Selatan, baik terkait relokasi, bantuan hunian, maupun jaminan kehidupan ke depan.**






