Cianjur – Sulitnya akses jaringan sinyal internet baik sinyal, Telkomsel, M3, XL Dll nya di wilayah Desa Gelarpawitan, kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan jawa barat sangat menyulitkan aktivitas warga masyarakat yang akan mengunakan jaringan selular sementara perogram komunikasi,digitalisasi dari pemerintah pusat yang di gembor gemborkan sudah merata di seluruh Indonesia ternyata tidak sepenuhnya merata contoh salah satunya di desa gelar Pawitan kecamatan cidaun,cianjur selatan ,jawa barat. Masih Blank Spot dan sulit mengakses jaringan seluler
Melihat kondisi wilayah desa nya masih blank spot Heri Kuswanto, S.Sos. kepala desa (kades) berharap dari pihak pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk segera memasang tower BTS atau pihak perusahaan fropaider baik dari perusahan PT Telkomsel, perusahaan Indosat juga yang lainnya untuk segera memasang BTS (Base Transceiver Station) untuk memudahkan akses komunikasi warga yang mengunakan jaringan internet seluler.
” kami memohon dan berharap kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk terjun ke lokasi desa kami untuk segera memasang bantuan tower BTS yang sangat dibutuhkan oleh warga desa kami.
Masih terang kepala desa,Sebagimana perogram pemerintah pusat yang dulu semasa persiden pak Jokowi digembor gembor kan adanya TOL langit yaitu untuk mempermudah akses digitalisasi komunikasi jaringan internet,tapi semuanya itu tidak dirasakan untuk warga desa kami yang berada di desa pelosok dan belum tersentuh perogram tersebut.
“Sementara jumlah penduduk desa kami yang berjumlah 4872 jiwa yang terbagi di 5 kedusunan dan belum sepenuhnya ada akses jaringan internet dan masih banyak titik yang blank spot, terutama di kampung Cisuren, Ciburial, Cipicung, Parakan datar, Cikadu, Cicanga, Karangpawitan, Sirnagalih, cikalapa, Cipada,cimutan, datarbolang, Cikalapa,cisarakan, Cimutan, Sekarwangi,”Terangnya.
Kades menambahkan,kalau untuk di Kantor desa sudah ada bantuan satelit dari Kominfo tapi itu jangkauan sinyal internet nya hanya untuk disekitar wilayah kantor desa saja,kalau untuk di sekitar kampung nya atau di luar kantor nya masih sulit sinyal Internet.
“Jadi masih 80% wilayah desa kami belum tersentuh akses jaringan internet dan kondisi nya masih banyak titik titik yang masih blank spot alis tidak ada sinyal internet,”Tegasnya.
Sekali lagi kami memohon dan berharap kepada Pemerintah pusat untuk segera memasang bantuan Tower BTS di wilayah desa kami untuk memudahkan warga desa kamai dalam beraktivitas baik yang jualan dan juga lain nya.
“padhal warga desa kami penghasil hasil bumi terbesar sehingga kalau mudah akses jaringan internet warga bisa mengupdate harga harga dari informasi Gogel,dengan harga jual terkini”tutup kades.(Jay)







