CIANJUR – Perekonomian di Kabupaten Cianjur, khususnya di wilayah selatan, dikeluhkan warga mulai memburuk. Sejumlah bantuan sosial disebut-sebut dicabut dengan alasan desil.
Hal itu diungkapkan Asep (46), warga Cianjur Selatan. Ia mengaku sebagai kuli serabutan yang paling merasakan dampaknya.
”Perekonomian memburuk mulai saya rasakan, apalagi saya seorang kuli serabutan,” kata Asep, Rabu 16 September 2026
Ia menyebut, kondisi ekonomi yang sulit diperparah dengan banyaknya bantuan yang dicabut dengan alasan desil. Padahal, menurutnya, banyak warga yang seharusnya masih berhak menerima bantuan tersebut.
”Padahal banyak orang yang berhak mendapatkan bantuan tersebut, namun bantuannya dicabut,” ujarnya.
Selain itu, kemarau panjang yang sudah beberapa bulan tidak turun hujan juga membuat warga semakin mengeluh. Kondisi kekeringan berdampak pada mata pencaharian warga.
”Apalagi sekarang udah berapa bulan tidak turun hujan, membuat banyak orang mengeluh, meminta solusi,” tuturnya.
Dengan kondisi tersebut, Asep mengaku hanya bisa pasrah.
”Diapun cukup pasrah mungkin nasib,” kata dia.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat memberikan solusi dan melakukan pendataan ulang agar bantuan tepat sasaran.
Perekonomian Warga Cianjur Selatan Memburuk, Bantuan Banyak Dicabut dengan Alasan Desil






